Sdr. Alfonsius Febryano Ade Putra, OFM Berbincang tentang bencana memang semua merupakan siklus alam yang seharusnya mau tak mau harus kita hadapi atau mungkin diadaptasi sedemikian rupa agar terhindar efek samping dibaliknya. Bencana bagi kaum intelektual merupakan isyarat bahwa alam punya sudut epistemik untuk dipahami dan dimengerti dalam kerangka logika, bagi kaum spiritual ini adalah keputusan Allah agar manusia berbalik untuk berharap pada pangkuan kasih-Nya, dan bagi kaum sekular semuanya nampak biasa saja, sebab adanya fenomena alam amat begitu lumrah dalam kehidupan manusia di bumi ini, bukan karena manusia berziarah ditengah ruang kosong yang tidak lain tidak bukan adalah cara berada mereka, melainkan hidup sebagai bagian dari semesta, di mana ada terdapat organisme serta seluruh siklus teratur di dalamnya. Adanya ini mengingatkanku akan penjelasan Al-Farabi salah seorang filsuf Persia di abad pertengahan, ia menjelaskan semesta adalah letusan dari San...
Selamat Datang di blogsite, Kelana Sabda-Fransiskan Papua. Media ini dirangkai oleh Saudara Muda Fransiskan Papua untuk mengkomunikasikan Spiritualitas Fransiskan dalam renungan Kelana Sabda berbasis digital. Juga tak kalah penting demi pengembangan promosi panggilan OFM di tanah Papua, agar tertarik untuk mengabdi kepada Spiritualitas St. Fransiskus Asisi di dalam melayani dunia pada bidang yang lebih global dan menyeluruh.